| Silaturahmi dan Diskusi ILUSA di Bale Gazebo mBandung |
|
|
|
| Berita ILUSA | Monday, 06 July 2009 07:00 |
|
Pada hari Sabtu, 30 Mei 2009, dari jam 09.30 s/d 15.00 wib telah berlangsung temu silaturahmi sambil diskusi ILUSA di bale Gazebo mBandung. Dari Jakarta hadir Mas Tunggul'64, Budhe Ipoeng'69, Mas Prasetyo'68, Mas Soeparno,68, Mbak Yayuk'72, Mbak Wahyuni Puji Lestari'74, Mbak Prapti Wahyuni'76, Mas Dandung'90, dan Sri Danardono'74 yang dikawal isterinya. Dari Semarang Mas Budiono'68 (suaminya Mbak Sintowati adiknya mas Tunggul Yudhoyono) Dari mBandung Mas Lukas Hariyanto'68, Mas Eddy Soewono'70, Mas Ujang'88, Mas Isnin'88, Mas Yoyok, Mas Djalal'06, Mas Agus Sapari, Mbak Arum, Mbak Tyas, Mas Sugiyanto, Goldy dan ilusa cuilik-cuilik...... (klik daftar hadir). Suasana diskusi lebih mirip sebuah brainstorming. Pembicara pertama, Mas Ujang Yulianto, memaparkan gagasannya (kayak "open plan" yang biasa digelar mlm) tentang pengembangan bisnis sektor riil yang potensial dikembangkan di Blora. Ia membuka kesempatan kepada warga ILUSA untuk menanamkan sahamnya di bisnis yang telah ditekuni dan akan dikembangkan di Blora. Bisnis tersebut antara lain adalah Rental Mobil (Avansa, Inova, APV), gaduh ternak kambing, bio etanol, dll. Menarik memang, tapi nek meh melok amul secara finansial dalam bisnis yang ditawarkan tersebut sebaiknya teman-teman ndelok bisnis plan yang akan disiapkan mas Ujang. Ini sudah menjadi tekad Mas Ujang untuk berkiprah di Blora. Kalau nggak ada warga ILUSA yang nyengkuyung, beliau tetap akan menjalankannya. Kemudian Mas Dandung'90 mencoba mengungkap data potensi dan kendala pembangunan Blora berdasarkan dokumen Kabupaten Blora Dalam Angka yang dimilikinya. Mas Eddy Soewono, sang professor ITB, menyampaikan Program Pengabdian Masyarakat ITB untuk Kabupaten Blora. Beliau dengan timnya telah empat kali bolak-balik ke Blora, dan telah berhasil meluncurkan program yang dibiayai oleh Depdiknas. Dua desa telah ditetapkan sebagai desa binaan, yakni desa Nggadu dan Brabuhan Kecamatan Sambong. Cakupan kegiatan yang dilakukan adalah bantuan teknis untuk perencanaan (detail engineering design) dan bantuan pencarian dana untuk persiapan pembangunan embung sebagai percontohan upaya memperoleh sumber air baku di kabupaten Blora. Awal bulan Juni ini tim survey akan turun ke lapangan. Mas Eddy menitipkan pesan khusus kepada teman-teman akademisi warga ILUSA di perguruan tinggi lain, untuk meniru langkah tersebut yakni mendayagunakan sumber dana penelitian yang ada di Depdiknas untuk memberikan bantuan teknis ke Blora. Selanjutnya Mas Tunggul Yudhoyono'64 menyampaikan gagasan untuk pemberdayaan masyarakat Blora, khususnya para alumni SMAN I yang belum bekerja, dengan memberikan pelatihan ketrampilan teknis dan/atau manajemen sesuai kebutuhan pembangunan Blora ke depan. Mbak Prapti Wahyuni menyampaikan pengalamannya berbisnis di Blora, khususnya terkait dengan ternak sapi dan kambing. Diantaranya beliau pernah menangani impor sapi pedaging yang didatangkan dari Australia beberapa tahun lalu, dimana menurut ketentuan perundangan setiap importir harus juga membeli sapi lokal sebanyak 10% dari jumlah yang diimpor. Walau Blora terkenal dalam budidaya ternak sapi, ternyata banyak kendala teknis dan non teknis dihadapi beliau dalam upaya mendapatkan sapi lokal tersebut. Beberapa diantaranya terkait dengan kelakuan dan perilaku pejabat dan masyarakat Blora yang belum siap untuk diajak maju. Mas Budiono'68 memberi masukan tentang peran yang sebaiknya diambil ILUSA dalam memberikan bantuan dalam proses pembangunan di Blora. Hendaknya ILUSA berperan sebagai "katalisator" yakni ikut mempercepat proses tetapi tidak larut dalam reaksi yang terjadi. Dan melihat kompleksitas persoalan pembangunan Blora, mas Budiono mengusulkan agar ILUSA mengajak komponen lain diluar ILUSA yang peduli Blora, agar dicapai sinergi yang lebih besar. Dalam kesempatan itu mas Budiono juga menyampaikan gagasan tentang pembangunan Blora dalam berbagai bidang dalam sebuah buku proposal yang cukup lengkap dan sistematis. Beliau cukup arif untuk tidak membahas gagasan dan rencananya dalam forum ini. Soale waktune pendek dan wis podo ngeleh. Dalam diskusi tersebut, Budhe Ipoeng selaku Ketua ILUSA dan Mas Prasetyo'68 selaku penasehat banyak memberikan ular-ular tentang tujuan, sasaran dan hasil yang diharapkan dalam diskusi ini. Sedangkan Mas Parno'68 bertindak sebagai moderator. hasil yang telah dirumuskan beiau buanyak banget, thirik-thirik...biarlah beliau sendiri yang menyampaikannya. Tunggu tanggal uploadnya. |
Sekretariat: Jl. Bumi Putra II/10A Rawamangun -Jakarta Timur 13240
Telp. 021-4721809, Email: ilusa_05@yahoo.com
Bank Account : BCA KCP RAWAMANGUN A/N Sri Purnomowati/ Sunardji No 0940692105