Ilusa » ’Bengawan Solo’ ala Korea memukau

Berita Foto

Berita Baru:

REUNI PERAK IKA'84

pengeboran minyak

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon (2)


Berita Lama:

Wayang Krucil di Kediaman Pramoedya 15.12.2008.

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon 15.12.2008.

Ilusa Jogja Beraudiensi dengan Bupati mBlora 15.12.2008.

’Bengawan Solo’ ala Korea memukau

’Bengawan Solo’ ala Korea memukau

SOLO - WawasanDigital  Monday, 03 September 2007 Perbedaan bahasa tak menjadi soal bagi penikmat dan peserta Solo International Ethnic Music (SIEM) Festival & Conference (FC) di Benteng Vastenburg, Solo, semalam. Gelaran musik etnik yang diikuti delapan negara itu, semalam, memasuki hari kedua, ditandai dengan penampilan Korean Children Choir. Sajian lagu karya Gesang, Bengawan Solo, mendapat aplus dari ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan pergelaran ini. Meski syair yang dibawakan kadang terdengar janggal di telinga penonton, namun secara keseluruhan penampilan pemusik dari Korea ini begitu memukau.

Kontingen Papua, Kalimantan dan Aceh, bermain dalam kolaborasi yang apik. Komposer Canda Anak Rimba karya Arman, dimainkan dengan sangat dinamis oleh pemusik Papua. Irama rancak yang dibangun mampu mengundang tepuk tangan berkali-kali.

Garapan ini bercerita tentang penyelamatan hutan Papua ini berdurasi sekitar 30 menit. Selepas itu muncul musik dari etnik Kalimantan.

Komponis Aat menampilkan karya Indan-Apang (Ibu-Bapa) yang dimainkan dalam irama yang kadang sendu, kadang rancak.

Musik ini bercerita tentang seorang anak yang berkelana untuk mencari jati diri. Sang anak mengharap restu orangtua dalam pengelanaannya itu.

Aceh pun tampil memikat. Mereka menampilkan musik yang menggambarkan jati diri masyarakat Aceh yang tak goyah dalam berjuang. Musik yang berlabel Kekuatan Besi ini tak kalah indah dengan penampil sebelumnya.

Sementara itu Sawung Jabo hadir dengan keragaman aransemen. Sayangnya, banyak penikmat musik yang sudah meninggalkan area. Instrumentalia yang disuguhkan Jabo, barangkali, tidak begitu familier di telinga para penikmat musik awam.

Pertunjukkan Jabo berakhir sekitar pukul 24.00 WIB, dan ribuan penonton yang masih tersisa pun tampak puas. K-21/zal

 

Kembali 03.09.2007.