Berita Foto
Berita Baru:
Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon (2)
Berita Lama:
Wayang Krucil di Kediaman Pramoedya
15.12.2008.
Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon
15.12.2008.
Ilusa Jogja Beraudiensi dengan Bupati mBlora
15.12.2008.
Harry Potter Terjual 11,3 Juta Buku Sehari
NEW YORK - Suara Merdeka Selasa, 24 Juli 2007 Novel ketujuh Harry Potter menembus rekor penjualan di Amerika Serikat. Dalam 24 jam, novel Harry Potter and the Deathly Hallows terjual lebih dari 8,3 juta eksemplar.
Juru bicara Bloomsbury, penerbit novel Harry Potter di Inggris, menyatakan bahwa angka penjualan buku itu di seantero Inggris mencapai tiga juta eksemplar dalam 24 jam. Novel sebelumnya Harry Potter and the Half-Blood Prince (2005) terjual dua juta eksemplar dalam sehari semalam.
Distributor buku Scholastic Trade and Books Fairs menjelaskan, novel karya pengarang Inggris JK Rowling itu rata-rata terjual 300.000 eksemplar per jam atau lebih dari 5.000 per menit di Amerika Serikat. Harga jualnya adalah 34,99 dolar AS. Belum pernah ada buku lain yang terjual secepat dan selaris itu. Bahkan, novel sebelumnya hanya terjual 6,9 juta eksemplar dalam 24 jam di Amerika.
''Histeria dan kegembiraan yang melanda negeri ini selama akhir pekan mirip dengan keriuhan penggemar musik menyambut kedatangan The Beatles untuk kali pertama di Amerika Serikat,'' kata Direktur Scholastic Inc Lisa Holton, kemarin.
''Sepanjang akhir pekan ini, anak-anak dan orang dewasa meluangkan waktu untuk membaca Harry Potter and the Deathly Hallows. Kita bisa melihat mereka asyik membaca di bus, taman, pesawat terbang, dan restoran,'' tambahnya.
Jumlah penjualan buku si penyihir imut itu sungguh fantastis, tetapi tidak terlalu mengejutkan. Novel yang mulai diedarkan Sabtu lalu itu memang dirancang untuk menembus rekor penjualan.
Bajakan di India
Untuk pasar Amerika Serikat saja, buku itu dicetak sebanyak 12 juta eksemplar. Namun Scholastic menyatakan sebagian besar toko buku di Amerika telah kehabisan stok novel yang disebut-sebut sebagai volume terakhir Harry Potter itu.
''Target menjual 8,3 juta eksemplar dalam 24 jam merupakan bagian dari strategi distribusi kami,'' kata Kyle Good, juru bicara Scholastic. ''Kami bekerja sama dengan toko-toko buku. Kami segera mengirim stok ke tempat-tempat yang permintaannya meningkat tajam.''
Di India, polisi menyita ratusan novel bajakan Harry Potter and Deathly Hallows, kemarin. Polisi menyerbu gudang dan percetakan yang mencetak novel itu di Bangalore.
Sejumlah versi cerita Harry Potter juga muncul di internet pekan lalu. Dua koran Amerika Serikat bahkan memuat resensi sebelum novel itu diterbitkan. Namun semua itu tak dapat mengikis antusiasme penggemar Harry Potter untuk mendapatkan episode terakhir si penyihir cilik tersebut.
Penjualan novel Harry Potter di Inggris juga memecahkan rekor sebelumnya. Supermarket Asda menyatakan telah menjual 97 persen dari 500.000 eksemplar buku tersebut dalam 36 jam. Itu berarti, dua kali lebih laris ketimbang novel Harry Potter sebelumnya.
Amazon.com dan Barnes and Noble mengumumkan telah menerima pesanan lebih dari satu juta eksemplar novel terakhir Harry Potter. ''Orang-orang bergegas memburu novel itu Sabtu lalu. Kemudian mereka masuk kamar dan langsung membacanya sampai tamat, sebelum mereka bertemu orang lain pada hari Senin,'' kata Dan Fellman, direktur distribusi Warner Bros.
Warner Bros adalah perusahaan film yang sedang mengedarkan film Harry Potter and the Order of the Phoenix.(rtr-ben-25)
Kembali
24.07.2007.