Ilusa » Nasib Bambang Sadono Tergantung DPP Partai Golkar

Berita Foto

Berita Baru:

REUNI PERAK IKA'84

pengeboran minyak

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon (2)


Berita Lama:

Wayang Krucil di Kediaman Pramoedya 15.12.2008.

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon 15.12.2008.

Ilusa Jogja Beraudiensi dengan Bupati mBlora 15.12.2008.

Nasib Bambang Sadono Tergantung DPP Partai Golkar

Nasib Bambang Sadono Tergantung DPP Partai Golkar

Senin, 23 Juni 2008 Kompas.com  11:41 WIB SEMARANG, SENIN - Setelah mengakui kekalahan pada pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2008, Bambang Sadono menyatakan, dirinya tidak menyalonkan kembali sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2009. Keputusan itu diambil sebagai bentuk tangungjawab dirinya serta keinginan untuk berkonsentrasi di Jawa Tengah.

"Saya kira hasil pemilihan Gubernur Jateng 2008 telah memberi hikmah besar untuk saya. Saya akan memberikan laporan ke DPP Partai Golkar secara lansung minggu depan. Saya mau konsentrasi di regonal Jateng, tak lagi menyalonkan sebagai anggota DPR RI," kata calon gubernur Bambang Sadono yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Senin (23/6) di Semarang.

Bambang Sadono berpasangan dengan HM Adnan, Ketua Pimpinan Wilayah NU Jateng maju pada pemilihan Gubernur Jateng. Pasangan ini telah mmenggarap sosialisasi sejak akhir 2006 berharap memadukan suara Partai Golkar 17 persen dengan suara kaum nahdliyin NU memenangi pemilu gubernur.

Bambang Sadono menyatakan, hasil perolehan suara pasangan Partai Golkar yang mencapai 23 persen itu sudah kemajuan karena hasil pemilu 2004 saja Partai Golkar memperoleh 17 persen suara. Pasangan pemenang, yakni Bibit Waluyo-Rustriningsih memperoleh 42 persen suara.

Bambang Sadono mengatakan, dengan tidak mencalonkan sebagai anggota DPR RI maka pengabdiannya di lembaga legislatif yang telah dijalani 10 tahun itu dianggapnya sudah cukup. "Saya tidak bisa berwiraswasta, jadi kalau tidak jadi di DPR RI maka sepenuhnya nasib saya tergantung DPP Partai Golkar," kata Bambang.

Dikatakan Bambang Sadono, jika diperkenakan oleh DPP Partai Golkar, dirinya ingin mengabdi di DPRD Jateng saja supaya bisa membesarkan Partai Golkar. Keputusan ini baru bersifat usulan dan itu semua tergantung keputusan DPP Partai Golkar.

Kembali 27.06.2008.

MAS SADONO CUKUP SATRIA, MENGAKUI KEKALAHANNYA, SEMOGA MAS SADONO BISA MENGABDI PADA RAKYAT DENGAN LEBIH BAIK LAGI , DIBIDANG YANG LAIN YAITU SEBAGAI WARTAWAN LAGI SEPERTI DULU.

> WAWAN | 04.09.

Masukkan Komentar

Komentar

Name