Ilusa » Pesawat jatuh di Thailand

Berita Foto

Berita Baru:

REUNI PERAK IKA'84

pengeboran minyak

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon (2)


Berita Lama:

Wayang Krucil di Kediaman Pramoedya 15.12.2008.

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon 15.12.2008.

Ilusa Jogja Beraudiensi dengan Bupati mBlora 15.12.2008.

Pesawat jatuh di Thailand

Pesawat jatuh di Thailand

BBCIndonesia, 16 September, 2007 Setidaknya 87 orang tewas, termasuk pilot asal Indonesia, setelah pesawat jatuh ketika akan mendarat di Phuket, Thailand, kata para pejabat.

Pesawat yang membawa tujuh awak dan 123 penumpang, sebagian diantaranya adalah warga negara asing, jatuh setelah tergelincir di landasan pacu karena angin kencang dan hujan deras.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Kristiarto Legowo mengatakan pilot pesawat adalah Arief Muljadi, warga negara Indonesia.

Legowo mengatakan jenasah pilot direncanakan akan diterbangkan ke Bangkok Senin.

Sekitar 40 selamat dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Pesawat OG 269, yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan murah One-Two-Go, terbang dari ibukota Bangkok.

Tim penyelamat mengatakan pesawat itu terbakar setelah jatuh.

Pejabat penerbangan Chiasak Angkauwan mengatakan: "Pesawat meminta izin untuk mendarat namun karena cuaca di Phuket -- angin kencang dan hujan deras -- pilot mungkin tidak bisa melihat landasan pacu dengan jelas."

"Pesawat jatuh begitu menyentuh landasan pacu dan terbelah dua."

Tak jadi mendarat?

Wakil Gubernur Phuket Worapot Ratthaseema mengatakan 42 orang dibawa ke rumah sakit. Lebih dari separuh penumpang dilaporkan adalah warga asing.

Para pejabat rumah sakit mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa orang-orang luka-luka termasuk warga negara Australia, Austria, Inggris, Iran, Irlandia, Italia dan Belanda.

Ledakan terjadi dan pesawat terbakar ketika pesawat McDonnell Douglas MD-82 itu mendarat di Phuket setelah terbang dari Bangkok.

Sewaktu pesawat mendekati bandara Phuket pilot diminta untuk membatalkan pendaratan kata seorang pejabat penerbangan kepada televisi Thailand.

"Menara pengendali membolehkannya namun pesawat kemudian jatuh ke landasan pacu dan badan pesawat terbelah dua," katanya.

Kedua pilot dikatakan selamat. Operasi penyelamatan dilakukan di bandara dan para dokter diterbangkan ke Phuket untuk merawat korban luka-luka.

Maskapai One-Two-Go adalah perusahan milik Orient Thai Airways.

Kembali 17.09.2007.