Ilusa » Putri Raemawasti, Putri Indonesia 2007

Berita Foto

Berita Baru:

REUNI PERAK IKA'84

pengeboran minyak

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon (2)


Berita Lama:

Wayang Krucil di Kediaman Pramoedya 15.12.2008.

Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon 15.12.2008.

Ilusa Jogja Beraudiensi dengan Bupati mBlora 15.12.2008.

Putri Raemawasti, Putri Indonesia 2007

Putri Raemawasti, Putri Indonesia 2007

Sempat Pingsan di Hari Pertama Karantina
Jawa Pos Minggu, 05 Agt 2007, SENYUM yang terus mengembang tidak cukup menggambarkan kebahagiaan Putri Raemawasti, 20, setelah dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2007. Lebih dari itu, dari dalam lubuk hatinya, gadis yang biasa disapa Putri itu merasa takjub dan mengaku masih belum percaya bahwa dia menggantikan Agni Pratistha Arkadewi, Putri Indonesia 2006.

Tak terasa jarum jam mulai bergeser dari pukul 00.00. Ketika baru memasuki Sabtu (4/8), Putri masih berjuang di babak lima besar Pemilihan Putri Indonesia (PPI) 2007. Namanya disebut masuk tiga besar bersama Putri Sumatra Utara Duma Riris Silalahi dan perwakilan DKI 4 Ika Fiyonda Putri.

Kepada tiga kontestan, tim juri (yang terdiri atas 14 orang mewakili berbagai bidang keahlian) kemudian menyamaratakan pertanyaan, apa bedanya pengecut dengan pahlawan?

"Menurut saya, pengecut adalah yang mati berkali-kali sepanjang hidupnya, sedangkan pahlawan hanya mati sekali dalam hidupnya," jawab Putri yang mendapatkan giliran kedua setelah Putri Sumatra Utara.

Atas jawabannya yang singkat dan jelas itu, dia mendapatkan aplaus meriah dari ribuan hadirin di Jakarta Convention Center (JCC). Berbagai pihak mulai memprediksi Putri akan menang. Benar saja, mahkota Putri Indonesia akhirnya bertengger di atas kepalanya.

Seolah mendapatkan energi baru, Putri terlihat begitu bersemangat saat menerima mahkota dan selempang barunya. Didampingi Miss Universe 2007 Riyo Mori, tangan Putri melambai-lambai. Senyumnya pun tiada henti. "Sebenarnya, saat tiga besar, saya jagoin Dumei -sapaan akrab Duma. Saya pikir, faktor keberuntungan saja makanya saya menang," ucapnya merendah saat jumpa pers usai acara.

Malam semakin larut. Pukul 02.05 dini hari, perempuan kelahiran Blitar, Jawa Timur, 5 Desember 1986, itu tiba di tempat menginap, Hotel Nikko, Jakarta. Ketika bertemu Jawa Pos yang menunggunya di lobi, wajah Putri tampak semringah. "Aku yo sebenere wis kesel, Mas (Sebenarnya, aku sudah lelah, Mas, Red)," kata anak pertama di antara tiga bersaudara pasangan Moeljono dan Sri Utari itu membuka pembicaraan.

Putri kemudian duduk santai sambil melemaskan otot kakinya yang seharian memakai sepatu hak tinggi 12 cm di sebuah sofa. Dia lalu mengajak mengobrol santai saja. Katanya, capek berbicara formal terus. "Makanya, begitu pertanyaan di tiga besar itu, aku cuma mikir gimana jawab singkat, tapi padat," kata pemiliki tinggi 172 cm itu.

Perempuan yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswi Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, tersebut juga meminta agar tidak ditanya hal-hal serius lagi. Dia mengaku sulit berkonsentrasi jika sedang kecapekan. "Aku ini suka blank kalau lagi capek. Maaf, ya," ucapnya.

Putri kemudian bercerita tentang berbagai pengalaman yang didapatkannya selama mengikuti karantina Putri Indonesia 2007. Di hari pertama kegiatan (24/7), Putri mengaku pernah pingsan. Ketika itu, dia sedang (maaf) datang bulan. "Kondisi lagi nggak fit, kemudian kecapekan, sampai tekanan darahnya turun. Untung itu nggak lama. Begitu sadar, aku langsung ikut foto-foto bersama. Tapi, wajahku basah keringat dingin," kenangnya lantas tertawa.

Ketika berbincang dengan Jawa Pos, Putri mengaku masih merasa deg-degan atas kemenangannya tersebut. "Sebenarnya, di malam final itu, aku nothing to lose-lah. Apa saja hasilnya, aku pikir yang terbaik dari Tuhan," papar perempuan yang mulai mengakrabi dunia model saat duduk di bangku SMP tersebut.

Putri tidak akan melupakan masa karantina. Di sana, dia bisa kompak bersama 35 finalis lain dari berbagai daerah. Menurutnya, itu hal menakjubkan. Dia juga bisa mendapatkan pembekalan dan curhat dari pengalaman orang-orang terkenal. "Aku senang bisa ketemu Pak Menteri (Jero Wacik), dapat materi dari Pak Sutiyoso (Gubernur DKI), sama banyak pembicara lain yang berkompeten," ungkapnya.

Sebagai Putri Indonesia 2007, Putri akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe tahun depan. Bagaimana perasaannya? "Sangat excited. Yang paling utama, saya harus mempersiapkan mental terlebih dahulu untuk menghadapi acara itu," jawabnya. (sugeng sulaksono)


Lima Fakta tentang Putri

1. Salah satu gigi tengah bagian atas Putri adalah gigi sambungan. Gigi aslinya patah saat naik sepeda motor mengangkat handphone, lengah, lalu menabrak tiang beton.

2. Jarang nonton film bioskop. Terakhir, Putri nonton film Shutter (2004). "Aku jarang nonton apalagi ke mal," ujarnya.

3. Sebagai anak kos, Putri senang makan di warung-warung. "Yang penting, menunya harus ada sayur dan tempatnya harus bersih," katanya.

4. Sejak kelas 5 SD, Putri sudah bisa naik sepeda motor. Dia sering curi-curi pinjam sepeda motor bapaknya dan berlatih di lapangan.

5. Termasuk moody. Terkadang menyenangkan, terkadang diajak mengobrol saja sulit. (gen)

Kembali 05.08.2007.