Berita Foto
Berita Baru:
Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon (2)
Berita Lama:
Wayang Krucil di Kediaman Pramoedya
15.12.2008.
Baksos Ilusa Jogja: Menanam Bibit Pohon
15.12.2008.
Ilusa Jogja Beraudiensi dengan Bupati mBlora
15.12.2008.
Sony kalahkan Chong Wei
BBC Indonesia.com 16 Agustus, 2007 - Published 12:14 GMT Oleh Sastra Wijaya
Editor BBC Siaran Indonesia dari Stadion Putra, Malaysia Sony Dwi Kuncoro menjadi satu-satunya harapan Indonesia di tunggal putra di perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Malaysia.
Pemain unggulan kesembilan ini mengalahkan andalan tuan rumah Lee Chong Wei dalam kemenangan telak dua set 21-11 21-9.
Para perempat final hari Jumat, Sony akan menghadapi pemain senior Denmark, Peter Gade.
Peter Gade lolos ke perempat final setelah sebelumnya mengalahkan pemain Indonesia lainnya, Simon Santoso, dalam tiga set 16-21 21-15 21-16.
Tampaknya tekanan yang begitu kuat dari para penonton tuan rumah tidak membuat Chong Wei mampu mengembangkan permainan.
Sony sendiri yang baru saja sembuh dari cedera kelihatannya dapat membaca pola permainan yang dikembangkan oleh pemain Malaysia tersebut.
Dalam komentarnya, Sony Dwi Kuncoro tentu saja mengatakan senang bisa mengalahkan Lee Chong Wei karena dalam pertandingan sebelumnya dia kalah.
"Saya mampu mendahului dia mengambil inisiatif, sehingga dia tidak bisa mengembangkan permainannya," kata Sony.
Sony juga bermain lambat, tipe permainan yang tidak disukai oleh pemain Malaysia tersebut.
Manajer Indonesia Lius Pongoh mengharapkan kemenangan Sony atas Chong Wei akan memberinya motivasi bagus guna menghadapi Peter Gade.
Beberapa kejutan
Kemenangan Sony merupakan salah satu dari beberapa kejutan yang terjadi hari Kamis.
Unggulan ketiga dari China Chen Jin juga kalah dari unggulan sebelas asal Singapura, Ronald Susilo 19-21 15-21.
Pemain India Anup Sridhar yang mengalahkan Taufik Hidayat hari Rabu, juga memastikan maju ke perempat final, dengan kembali menelan korban, unggulan 13 dari Malaysia Moh Hafiz Hashim.
Anup Sridhar menang 21-19 18-21 21-15.
Pemain China lain yang menjadi korban adalah unggulan kedua di tunggal putri Xie Xinfang yang dikalahkan oleh pemain Malaysia Wong Mei Choo, 10-21, 8-21.
Simon Santoso kalah
Andalan Indonesia lainnya di tunggal putra, Simon Santoso, gagal mengatasi permainan pemain senior Denmark, Peter Gade dan kalah tiga set 21-16 15-21 16-21.
Simon sebenarnya mampu mengimbangi permainan Peter Gade, namun tampaknya pengalaman yang menjadi pembeda bagi kedua pemain.
"Di set ketiga ketinggalannya terlalu jauh. Sebenarnya keputusannya sudah benar dalam strategi saya, tapi akhirnya tidak bisa mengejar," kata Simon usai pertandingan.
Simon Santoso termasuk salah satu pemain Indonesia yang dipersiapkan untuk menggantikan Taufik Hidayat.
Pelatih tunggal putri, Hendrawan, mengatakan dia berharap Simon Santoso akan menjadi andalan di Olimpiade 2012 di London.
Kembali
17.08.2007.