Warning: include(../login.inc) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/ilusa/public_html/snews/snews.php on line 3

Warning: include(../login.inc) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/ilusa/public_html/snews/snews.php on line 3

Warning: include() [function.include]: Failed opening '../login.inc' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/ilusa/public_html/snews/snews.php on line 3
ILUSA :: Berita Seputar BloraIlusa » Kesadaran hidup sehat warga Blora memprihatinkan

Berita Seputar Blora

Berita Baru:

Pemikiran DR.Ir.Hj.Kesi Widjajanti MM untuk Blora

YUDHI SANCOYO: ADA KETIDAKADILAN PEMBAGIAN HASIL BLOK CEPU

Ahli ITB Siap Bantu Kejari


Berita Lama:

Blora tertinggal dari daerah lain 15.08.2010.

LAKSAMANA TNI (PURN) SOEDOMO YANG SAYA KENAL 12.08.2010.

Pejabat Blora Baru 10.08.2010.


Warning: mysql_fetch_array(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/ilusa/public_html/snews/snews.php on line 1277

Kesadaran hidup sehat warga Blora memprihatinkan

Wawasan Digital - Hasil penilaian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora menyebut perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan warga penghasil kayu jati masih rendah. Kenyataan, secara umum hasil studi Indonesia Sanitation Sector Development Programme (ISSDP) menunjukkan 47 persen dari penduduk Indonesia buang air besar di sembarang tempat.

Lokasi buang air besar di sembarang tempat, antara lain di sungai, tempat terbuka seperti sawah, kebun kolam dan lainnya. Untuk mengurangi kebiasaan itu, Dinkes Blora akan maksimal mengupayakan peningkatan kedasaran perilaku hidup besih dan sehat.

”Kami akan semaksimal mungkin menciptakan hidup sehat bagi warga masyarakat, tentu secara perlahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Blora, Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang Pemeliharaan Kesehatan, Lilik Hernanto, Kamis (3/12).

Untuk mewujudkan hal itu, lanjutnya, perlu ditunjang program penyediaan air minum berbasis masyarakat (Pamsimas) yang sudah dimulai pelaksanaannya sejak tahun 2008. Pamsimas, tambahnya, kini sudah ada di sembilan desa di lima kecamatan.

Penyakit Lingkungan
Tahun ini, menurut Lilik Hernanto, program yang sama akan masuk lagi untuk 15 desa di sembilan kecamatan. Pamsimas adalah program pemerintah untuk menyediakan air minum bagi warganya yang selama ini kesulitan untuk memenuhinya, terutama di desadesa terpencil.

”Program ini untuk proyek fisiknya ditangani Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinkes yang menyiapkan masyarakatnya agar berperilaku hidup bersih dan sehat dengan fasilitas itu,” jelasnya.

Program Pamsimas bukan hanya sekadar membangun sarana air minum saja, namun juga diharapkan menciptakan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter, yang mana bisa menata jaringan airnya dengan baik untuk mendukung terciptanya sanitasi total.

Dari perilaku yang baik itu, warga masyarakat bisa terhindar dari penyakit-penyakit yang berbasis lingkungan, antara lain jenis diare, ISPA, polio, flu burung dan lainnya. Salah satu prioritasnya adalah melalui program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Dari sanitasi dasar bisa menurunkan angka diare hingga 32 persen. Sedangkan perilaku mencuci tangan dengan sabun menurunkan angka risiko diare sampai 45 persen. Pengelolaan air minum yang aman juga bisa menurunkan kejadian 39 persen, dan jika ketiganya dilakukan bersama-sama, maka bisa menurunkan angka diare sampai 94 persen. K.9-Tj

Edit Berita [ Edit Berita | ] || Kembali 04.12.2009.

There was an error while connecting to the database.
Check your database settings.